PERDAGANGAN
 Sektor perdagangan memegang peranan
penting dalam perekonomian Kota Lubuklinggau. Pada tahun 2008 sumbangan
sektor ini terhadap PDRB Kota Lubuklinggau mencapai kisaran angka 27
persen. Perkembangan sektor perdagangan Kota Lubuklinggau sangat didukung
oleh posisi geografis kota ini, yaitu daerah persimpangan (transit)
dari beberapa kota di Sumatera Selatan maupun kota-kota lain di luar
Propinsi Sumatera Selatan, seperti Jambi, Bengkulu, dan Padang.Â
8.1.Â
Perusahaan Perdagangan
      Perkembangan
perusahaan perdagangan di Kota Lubuklinggau pada tahun 2008 dapat dikatakan
stabil dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun 2008 jumlah penerbitan
SIUP dan STDUP oleh dinas perindustrian dan perdagangan Kota Lubuklinggau
mencapai 308, lebih kecil dibanding tahun 2007 yang mencapai 371. Sebagian
besar adalah perusahaan kecil (PK), sebanyak 216 perusahaan. Perusahaan
Menengah (PM) 66 perusahaan dan Perusahaan Besar (PB) sebanyak 26 perusahaan.
Penerbitan SIUP dan TDUP terbesar pada tahun 2008 berada di Kecamatan
Lubuklinggau Timur I dan Lubuklinggau Selatan II, bukan di Kecamatan
Lubuklinggau Timur II atau Lubuklinggau Barat II sebagai sentra perdagangan.
Hal ini menunjukkan adanya pengembangan wilayah kegiatan usaha di Kota
Lubuklinggau.Â
8.2. Pengadaan
dan Harga Gabah
           Harga pembelian gabah melalui KUD maupunÂ
non KUD pada tahun 2008 adalah Rp 2.840,- per kilogram atau naik 9,23
persen dibanding tahun 2007. Harga pembelian beras melalui KUD juga
sama dengan non KUD, yaitu Rp 4.300,00. Realisasi pengadaan beras di
Kota Lubuklinggau pada tahun 2008 sebagian besar melalui non KUD, yaitu
2.130 ton. Sebagian kecil, 180 ton, melalui satgas dan tidak ada yang
melalui KUD.Â
8.3.Â
Penjualan BBM
     Pada
tahun 2008 penjualan BBM pada Pertamina UPMS II Depot Lubuklinggau meliputi:
bensin/premium sebanyak 94.548 kiloliter, solar sebanyak 75.019 kiloliter,
dan minyak tanah mencapai 18.650 kiloliter. Apabila dibanding tahun
sebelumnya bensin/premium meningkat sebesar 14,41 persen, solar meningkat
24,37 persen, sedangkan minyak tanah turun sebesar 19,49 persen.Â
Â