INDUSTRI, PERTAMBANGAN, LISTRIK DAN AIR

6.1. Industri

      Pembangunan sektor industri merupakan aspek penting dalam pembangunan Kota Lubuklinggau. Hal ini sejalan dengan Visi Kota Lubuklinggau yaitu “Terwujudnya Kota Lubuklinggau sebagai Pusat Perdagangan, Industri, Jasa, dan Pendidikan melalui Kebersamaan Menuju Masyarakat Madani”. Pembangunan industri berupaya untuk meningkatkan nilai tambah, memperluas lapangan dan kesempatan kerja, menyediakan barang bermutu dengan harga bersaing di pasar domestik maupun nasional, dan untuk menunjang pembangunan daerah serta sektor-sektor lainnya, sekaligus untuk mengembangkan kemampuan teknologi.

      Sektor industri merupakan sektor strategis dalam perekonomian Kota Lubuklinggau. Pada tahun 2008 sektor ini menyumbang sekitar 9,23 persen terhadap PDRB Kota Lubuklinggau atau merupakan sektor kelima terbesar dalam perekonomian setelah sektor perdagangan, bangunan, jasa-jasa, dan keuangan.

      Penyajian statistik industri pada dasarnya dikelompokkan dalam dua kategori, yaitu (1) industri besar sedang dan (2) industri kecil dan kerajinan rumah tangga. Untuk Kota Lubuklinggau keberadaan sektor industri yang utama adalah yang termasuk dalam kelompok kedua, yaitu industri kecil dan kerajinan rumah tangga.

      Data yang diperoleh dari Dinas perindustrian dan Perdagangan Kota Lubuklinggau, pada tahun 2008 terdapat sebanyak 2.193 unit industri kecil. Jenis usaha yang terbanyak adalah kelompok industri pangan, 1.165 unit. Adapun jumlah tenaga kerja yang tertampung dalam kegiatan industri kecil dan kerajinan rumah tangga tersebut secara keseluruhan mencapai  4.027 orang.  

6.2. Pertambangan dan Penggalian

      Di wilayah Kota Lubuklinggau tidak terdapat kegiatan pertambangan baik migas maupun non migas. Namun untuk kegiatan penggalian, utamanya penggalian golongan C cukup banyak terdapat di daerah ini. Pada tahun 2008 terdapat 14 perusahaan penggalian golongan C yang terdaftar pada Dinas Pekerjaan Umum. Adapun produk barang galian yang dihasilkan adalah pasir, tanah liat, batu kali, dan tanah urug. Pada tahun 2007 produksi pasir mencapai 71.763,17 m3, tanah liat 28.655,69 m3, dan batu kali 149.459,55 m3. 

6.3. Listrik

      Dalam usahanya memenuhi kebutuhan listrik di masyarakat, PLN Wilayah Kota Lubuklinggau telah meningkatkan produksinya. Demikian pula jumlah pelanggan yang dilayani juga bertambah, di mana pada tahun 2007 jumlah pelanggan sebanyak 30.902 menjadi 32.348 pada tahun 2008, atau meningkat sebesar 4,68 persen. 

6.4. Air Minum

      Penyediaan air bersih bagi masyarakat sangat penting dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan penduduk. Hal ini terutama berkaitan dengan mulai tercemarnya sumber-sumber air alami sebagai dampak kegiatan pembangunan, seperti adanya limbah industri maupun limbah rumah tangga. Data yang diperoleh dari kantor PDAM, pada tahun 2008 telah disalurkan air bersih sebanyak 2.484.619 m3 untuk pelanggan rumah tangga, tempat ibadah, kantor, dan lainnya.

 

 
Pemerintah kota Lubuklinggau © 2009 |Kontak Admin